GS1 ASIA PACIFIC REGIONAL FORUM 2018 MACAU, CHINA


  GS1 Asia Pacific Regional Forum 2018

 

Macau, 18 ‐ 21 September 2018 ‐ GS1 Asia Pacific Regional Forum merupakan acara tahunan Organisasi Anggota GS1 Asia Pacific yang berlangsung pada tanggal 18 September hingga 21 September 2018 tepatnya di Macau. Terselenggaranya acara ini untuk menyelaraskan strategi organisasi, menginspirasi, dan memperkuat staf anggota negara ‐ negara Asia Pacific. Sekitar 67 peserta dari 17 negara GS1 Member Organization (MO) hadir mengikuti Asia Pacific Regional Forum tahun ini.

Tujuan diselenggarakannya Asia Pacific Regional Forum ini yaitu melakukan update dan sinkronisasi apa yang dilakukan dan apa yang dibutuhkan oleh stakeholders GS1 Asia Pacific. Ada beberapa agenda yang dilaksanakan dalam forum ini. Agenda tersebut antara lain berisi :

Transport and Logistic (hari pertama dan hari kedua) oleh Jaco Voorspuij, Senior Manager Transport & Logistics

Transport & Logistic (TnL) adalah proses untuk menangani pergerakan barang dari tempat barang itu berada ke tempat seharusnya berada. TnL adalah bagian yang melengkapi pada semua sektor dan mengikuti semua proses yang ada pada value chain untuk mencapai efficiency, reliability dan effectiveness untuk sektor retail, healthcare, foodservice dan technical industries.

Ada beberapa hal yang mengubah arah dari TnL :

  1. Bertemunya data digital dengan fisik barang
  2. E‐commerce dan Consumers
  3. B2B commerce
  4. Globalisasi
  5. Urbanisasi
  6. Teknologi dan inovasi

Visi yang diharapkan adalah penggunaan harmonisasi label yang digunakan oleh semua pihak yang terlibat dari awal hingga akhir dengan menggunakan SSCC disetiap paket yang dikirim seperti GTIN pada produk, dikarenakan volume barang yang dikirim serta

pertumbuhan toko online dan pihak pemberi layanan logistik yang terus tumbuh semakin banyak dan beragam maka harmonisasi/standardisasi label logistik adalah solusi agar semua proses logistik dapat berjalan dengan efisien. Dan saat ini banyak perusahaan yang melakukan outsource untuk jasa penyimpanan barang pada gudang kepada perusahaan penyedia jasa logistik, sehingga harmonisasi label sangat di butuhkan untuk memudahkan proses identifikasi pada pergudangan.

Apa yang dibutuhkan dalam proses bisnis di TnL:

  • Pengiriman barang datang dari pabrik ke gudang untuk konsolidasi, cross docking atau penyimpanan, maka untuk proses penerimaan yang efisien dan akurat menuntut mitra dagang memiliki identifikasi palet
  • Demikian juga, pengiriman dari produsen dan pusat distribusi ke toko, rumah sakit, dan lain ‐ lain. Memahami ketelitian yang sama dalam komunikasi dan identifikasi barang sampai ke tingkat produk
  • Kemampuan untuk dengan cepat mengidentifikasi dan memahami paket ‐ paket apa yang akan dikombinasikan dengan paket lain untuk pengiriman segera ke pengecer tertentu atau paket apa yang harus disimpan dalam penyimpanan penting untuk gudang yang dikelola secara efisien
  • Penerima barang harus dapat secara efisien mengidentifikasi penerimaan barang yang dipesan untuk menyimpan persediaan di gudang serta mengontrol untuk ketersediaan barang

SSCC

SSCC adalah penomoran GS1 System untuk mengidentifikasi unit logistic. Seperti palet, barel, peti, dan kontainer. SSCC dapat digunakan oleh semua pihak dalam rantai pasokan sebagai "KUNCI" untuk informasi yang relevan yang dikomunikasikan secara elektronik (misalnya tentang isinya = GTIN terkandung). Setiap unit logistik dialokasikan sebuah nomor SSCC tersendiri yang digunakan untuk menelusuri dan mengetahui pergerakan setiap unit pada setiap titik di jalur rantai pasok. 18 digit pada nomor SSCC bersifat unik di seluruh dunia dan digunakan seumur hidup unit logistic tersebut (dapat digunakan kembali setelah satu tahun). Pihak ‐ pihak yang dapat membuat SSCC adalah :

  1. Manufaktur
  2. Pedagang besar
  3. Perusahaan penyedia logistic
  4. Pengecer

Contoh bentuk dari SSCC label :

Manfaat dalam penggunaan SSCC :

  1. Bersifat global dan sudah menjadi standar pada industri multi sektor
  2. Banyak digunakan pada sektor industri FMCG dan healthcare
  3. GS1-128 adalah format barcode yang bersifat terbuka dimana semua pihak dapat membacanya
  4. Tata letak label yang terstandar memungkinkan operator bekerja lebih cepat dan mengurangi kesalahan
  5. Dapat digunakan sebagai penghubung antara aliran fisik barang (Kode bar yang dipindai) dan arus informasi (EDI)

GSIN (Global Shipment Identification Number) dan GINC (Global Identification Number for Consigment)

GSIN adalah sistem penomoran GS1 yang digunakan untuk mengidentifikasi kumpulan unit logistik atau unit transpor yang digabungkan oleh pengirim (penjual) untuk tujuan pengangkutan kiriman

GINC adalah pengiriman yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk mengidentifikasi pengiriman yang terdiri dari satu atau lebih unit logistik yang dapat diangkut bersama.

Informasi yang terdapat pada GSIN dan GINC adalah :

EPCIS

Electronic Product Code Information Services (EPCIS) adalah standar global GS1 untuk menciptakan dan berbagi visibilitas event data, baik itu didalam maupun antar perusahaan agar user dapat melihat pergerakan objek fisik atau objek digital didalam konteks bisnis yang relevan. Objek fisik dapat berupa trade item (produk), unit logistik, returnable asset, fixed assets, dokumen, dan lain ‐ lain.
Prinsip Umum :

  • Identify: standar identifikasi GS1 untuk kode unik trade item yaitu Global Trade Item Number
  • Capture data dengan barcode dan radio-frequency identification (RFID)
  • Share information, antara mitra bisnis maupun internal

Berikut gambaran proses pertukaran informasi pada EPCIS :

Marketing (hari ketiga) oleh Phillipe Neyrinckx tentang Healthcare, Traceability, Teknologi Industri

Menjelaskan beberapa fokus area bisnis yang harus dipahami oleh tim marketing Global Office :

  1. Ritel : dimana fisik produk akan bertemu dengan fisik produk yang berbentuk digital
  2. Healthcare : dengan empat area fokus di future strategy, marketing excellence, healthcare provider dan standar & guidelines
  3. Technical Industries : penggunaan GS1 Standar pada sektor rail (kereta api)
  4. Traceability : kepercayaan dimulai dengan penelusuran
  5. GS1 Cloud : check dan activated

GS1 Activated merupakan service baru yang telah dirancang oleh GS1 Global Office untuk memudahkan anggota GS1 mendapatkan GTIN dan Barcode (sharing data basic dari produk)

Adapun benefit GS1 Activated bagi member adalah :

  1. Proses yang cepat
  2. Dapat mengatur data produk dan GTIN dengan cara yang labih terorganisir
  3. Dapat sharing informasi basic dari satu produk

Benefit GS1 Activated untuk GS1 MO adalah :

  1. Lebih efisien (aplikasi telah dibuat oleh GS1 Global Office)
  2. Dapat fokus dengan memberikan nilai tambah kepada anggota
  3. Secara otomatis dapat mengumpulkan informasi basic dari anggota dan produknya
  4. Karena proses nya mudah, maka dapat bersaing dengan penjual barcode lainnya (reseller)

Target dari GS1 Activated adalah pemilik produk yang ingin menjual produknya secara offline dan online, dan perusahaan yang masuk dalam Small Medium Enterprise.

GS1 Check service dibutuhkan karena semua produk yang dijual secara online membutuhkan data support terkait produk tersebut dimana data produk yang baik dapat membantu penjualan dari produk itu sendiri (data yang baik adalah data yang lebih akurat dan lebih lengkap). Pihak ‐ pihak yang membutuhkan data tersebut adalah retailer, e‐tailer, marketplace dan consumer. E‐tailer besar sudah meminta semua suppliernya memiliki GTIN pada produk mereka, seperti : Alibaba, Google, Amazon dan eBay. Mereka perlu melakukan Checking apabila GTIN yang ada di dalam data base mereka valid.

Manfaat GS1 Check :

  1. Dengan memastikan setiap produk dapat diidentifikasi dengan GTIN yang benar dan valid maka konsumen akan dengan mudah menemukan produk yang mereka cari dan membelinya sehingga GS1 Check dapat meningkatkan penjualan
  2. Dengan menggunakan GTIN yang benar dan valid dari proses awal akan mengurangi permasalah di masa yang akan datang

Informasi mengenai verifikasi barcode , hubungi GS1 Indonesia telp. 6221 29516431-4 E: info@gs1id.org