25 years of GS1 Indonesia : Connecting into Digital World

 

Jakarta, 14 November 2018 ‐ GS1 Indonesia Annual Summit merupakan serangkaian acara konferensi tahunan dan diskusi panel yang telah dilaksanakan di Hotel Pullman Thamrin pada tanggal 14 November 2018. Annual Summit kali ini dihadiri sebanyak 239 peserta dari perwakilan beberapa anggota GS1 Indonesia, perwakilan dari Kementerian Perdagangan RI, perwakilan dari Bank BRI, perwakilan dari Perkumpulan Pengusaha Sarang Burung Indonesia, Google Indonesia, dan pembicara motivator yang merupakan CEO General Electric Indonesia, Dr. Handry Satriago.

Acara yang menggagas tema "Connecting into Digital World" ini bertujuan untuk mengarahkan kita bagaimana berhubungan ke dunia digital yang terkait dengan standar GS1. Dimana pada era digital saat ini sangat berhubungan erat dengan penelusuran data dan visibilitas. Tanpa adanya identifkasi produk yang berstandard global, tiap negara akan memiliki identifikasi yang berbeda dan akan sulit untuk disinkronisasikan secara harmonis antara satu negara dengan dengan negara lainnya. Kekuatan standar khususnya pada pengawasan produk digital saat ini ditandai dengan keterbukaan informasi yang mudah didapat. Oleh karena itu, GS1 Indonesia ingin menunjukkan bahwa teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk kepentingan anggotanya serta para stakeholder, seperti mendapatkan informasi terkait produk, pengiriman, pengawasan, dan keperluan lainnya yang dibutuhkan pada supply chain.

Acara dibuka dengan sambutan dari Chairman GS1 Indonesia, Iwan Nurjadin mengenai 25 tahun GS1 Indonesia yang berhubungan dengan dunia digital, kemudian dilanjutkan dengan beberapa paparan dari CEO GS1 Indonesia,Thatit Guritno mengenai perjalanan 25 tahun GS1 Indonesia, kemudian dilanjutkan paparan dari Syailendra selaku Sekretaris Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Republik Indonesia mengenai pengawasan produk, paparan dari Bambang Irianto yaitu perwakilan dari Perkumpulan Pengusaha Sarang Burung Indonesia mengenai Barcode GS1 on Bird Nest, dan paparan dari Jolita Lias yaitu perwakilan dari Google Indonesia mengenai Shopping Ads & Importance of GTIN, serta paparan terakhir dari salah satu perwakilan anggota GS1 Indonesia yaitu Ali Sodikun mengenai manfaat standard GS1 bagi usahanya. Dan sesi terakhir ditutup oleh pembicara dari CEO General Electirc Indonesia, yaitu Handry Satriago mengenai Leadership Challenge in 21st Century."

Yang menjadi hal penting dalam acara adalah adanya penandatanganan MoU antara GS1 Indonesia dengan PT Bank Rakyat Indonesia, TBK untuk kerja sama memfasilitasi keanggotaan GS1 Indonesia untuk nasabah binaan bank BRI.

Sementara itu, Ketua Umum GS1 Indonesia Annual Summit 2018, Kumoro Widjanarko, menyatakan penyelenggaraan Annual Summit merupakan salah satu upaya GS1 Indonesia untuk memberikan informasi perkembangan teknologi digital dalam dunia perdagangan dan jalur rantai pasok, bagi para anggota, pelaku usaha, dan kegiatan yang sudah dilakukan oleh GS1 Indonesia selama 25 tahun. Serta untuk mewujudkan visi GS1 yaitu menjadi kekuatan standard global digital untuk pengawasan produk di Indonesia. Kumoro juga menambahkan, diharapkan acara tahunan ini dapat menjadi ajang para perusahaan anggota GS1 Indonesia dapat saling bertukar informasi untuk meningkatkan kinerja perusahaannya.

Para sponsor yang mendukung acara ini mendapat kesempatan untuk memamerkan produknya di stand-stand yang telah disediakan oleh panitia acara. Para sponsor GS1 Indonesia Annual Summit tahun ini yaitu PT. Wadah Alam Indonesia, CV. Nusantara Agro Bakula, PT. Watu Sinergi International, PT. Astaguna Wisesa, PT. Surabaya Indah Permai, PT. Mandom Indonesia, PT. Bromo Pharmaceutical Industries, PT. Arnotts Indonesia, PT. Aneka Sarivita, UD. Sioko Juliana, Toko Selamet, dan PT. Munchy Indonesia.

Informasi mengenai verifikasi barcode , hubungi GS1 Indonesia telp. 6221 29516431-4 E: info@gs1id.org