GS1 General Assembly 2018

 

Hangzhou (China), 14 - 17 Mei 2018 - GS1 General Assembly merupakan agenda tahunan yang digagas oleh GS1 Global Office dengan tujuan mensinergikan negara-negara anggota GS1. Tahun ini diselenggarakan oleh GS1 China dan Hangzhou Quality & Technical Supervision Bureau. Acara berlangsung sukses dengan dihadiri oleh Gan Lin selaku Wakil Menteri Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar, Tian Shihong sebagai Admin untu Administrasi Standarisasi, Chen Weijun yaitu Wakil Gubernur Provinsi Zhejiang, Chen Xinhua yaitu Wakil Walikota Hangzhou, Mike McNamara sebagai GS1 Chairman, Miguel Lopera sebagai GS1 President dan CEO, serta Zhang Chenghai sebagai GS1 China President dan CEO.

Sebanyak 300 peserta dari lebih 80 negara GS1 Member Organisation (MO) dan juga puluhan eksekutif perusahaan besar hadir dalam General Assembly tahun ini.

Selama General Assembly, GS1 menginisiatif kunci GS1 dan meninjau kembali serta memilih strategi untuk masa depan. Perwakilan utama dari Alibaba, Haier, Wal-Mart (China), dan JD secara khusus diundang untuk hadir dan memberikan pidato untuk memperkenalkan kepada dunia mengenai pengalaman sukses perusahaan domestik China dalam menerapkan teknologi untuk mempromosikan inovasi dan pengembangan perusahaan.

"Hangzhou Statement", yang ditandatangani oleh GS1 Global Office dan GS1 China, merupakan pernyataan penting yang disepakati oleh bersama yang memiliki tujuan untuk memperkuat kerjasama standarisasi "Belt dan Road", yaitu pengembangan promosi dan inovasi untuk standarisasi sistem pengkodean dan identifikasi otomatis, teknologi penangkap data, mempromosikan dan meningkatkan kesejahteraan umum. Hangzhou Statement melibatkan dan membantu untuk meningkatkan fasilitasi perdagangan, efisiensi rantai pasok, pengembangan pada e-commerce ecosystem, keamanan makanan, kesehatan, dan kerjasama bisnis lintas batas. Ini akan semakin memperdalam komunikasi internasional dan kerja sama antara GS1 MOs sepanjang "Belt dan Road". Peran standar GS1 memiliki dampak yang luas dalam pengembangan sistem pengkodean barang global.