Otentikasi Produk Beredar dengan Barcode Standar Global

 

Maraknya akhir akhir ini kasus pemalsuan mulai dari air minum dalam kemasan galon oplosan, peredaran obat/vaksin palsu yang tidak saja mengakibatkan kerugian ekonomi terhadap pemerintah dan industri tapi juga juga dapat mengancam keselamatan jiwa penggunanya. Sebagai konsumen kita tidak diberi informasi atau fasilitas yang dapat digunakan untuk membedakan mana produk asli mana yang bukan. Untuk mengatasi masalah tersebut dibutuhkan niat dan kerja keras diantara regulator atau badan pemerintah, pelaku supply chain produk makanan, minuman dan obat-obatan terutama diawali oleh manufaktur/produsen hingga perusahaan ritel untuk menyediakan seluruh data yang diperlukan pada proses penelusuran/traceability guna melindungi merek dan produk mereka.

Salah satu cara melakukan antisipasi atas beredarnya produk obat, makanan dan minuman yang palsu selain dengan melakukan otentikasi produk tersebut melalui uji lab dan pengujian atas kemasan produknya (yang mana akan memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit) adalah dengan melakukan pengawasan pada proses jalur distribusinya.

Untuk dapat melakukan pengawasan dengan baik maka diperlukan suatu sistem atau alat bantu dengan teknologi pengambilan data secara otomatis menggunakan barcode/RFID dan kerjasama dari pihak-pihak yang terlibat dalam beredarnya suatu produk dan alat kesehatan mulai dari manufaktur, distributor sampai ke tangan konsumen/pasien.

Sistem pengawasan yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait ini akan merujuk kepada satu data base induk dimana data didalamnya dapat diakses informasi penting yang berkaitan dengan produk tersebut, untuk itu dibutuhkan satu sumber informasi data yang terpercaya yang datangnya dari pemilik produk atau pemegang merek itu sendiri yang terdiri dari informasi mengenai nomor GTIN produk, nama perusahaan, merek, deskripsi label kemasan, gambar produk, tujuan pasar dan klasifikasi produk. Untuk kepentingan proses penelusuran yang lebih spesifik dibutuhkan informasi tambahan mengenai nomor batch, tanggal kadaluarsa dan nomor seri produk

Pemanfaatan satu simbol barcode standar global yang saat ini telah ada pada sebagian kemasan produk makanan, minuman dan obat-obatan yang beredar pada jalur perdagangan di seluruh dunia merupakan solusi yang efektif dan efisien untuk pengidentifikasian secara unik dalam proses pegawasan pendistribusiannya. Apalagi saat ini di era teknologi digital dan semakin banyaknya pengguna telpon genggam pintar/smart phone semakin mudah bagi konsumen untuk dapat melakukan otentikasi pada produk-produk yang akan di belinya melalui aplikasi yang disediakan oleh produsen atau badan pemerintah terkait pengawasan dengan hanya memindai barcode atau simbol lainnya yang dihubungkan ke database informasi produk tersebut. Dengan demikian pemerintah dapat mendorong masyarakatnya untuk menjadi konsumen cerdas yang dapat melakukan pencegahan dirinya sendiri terhadap produk-produk palsu

Sumber : GS1 Indonesia
Ditulis kembali oleh : Sri Suhartati
Info lebih lanjut hubungi GS1 Indonesia :info@gs1id.org