Workshop GS1 Indonesia di Surakarta


Foto bersama peserta workshop GS1 System, Surakarta.

 

Surakarta, 23 Maret 2017 - Divisi Training dan Publikasi GS1 Indonesia mengadakan Workshop untuk ketiga kalinya setelah Surabaya dan Bandung. Bertempat di Aston Solo Hotel, Surakarta. Workshop kali ini dihadiri 53 peserta dari perwakilan beberapa anggota GS1 Indonesia wilayah Jawa Tengah, perwakilan instansi pemerintah setempat yakni Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Surakarta serta perwakilan undangan dari Universitas Gajah Mada dan Universitas Sebelas Maret (UNS).

Acara ini dibuka dengan sambutan dari COO GS1 Indonesia, Okkeu Rachmat Solichin. Dalam sambutannya, COO GS1 Indonesia menyampaikan  apresiasi atas minat para anggota untuk mengikuti acara Training dan Workshop ini.

Selain itu pula Head of Training and Publication GS1 Indonesia, Ir. Sri Suhartati dalam sambutannya mengatakan, acara ini diadakan oleh GS1 Indonesia untuk lebih menjalin interaksi dengan para anggotanya yang berada di seluruh Indonesia. Untuk kesempatan ini diadakan di Surakarta yang mewakili khusus anggota GS1 Indonesia di wilayah Jawa Tengah.

Lebih lanjut Ir. Sri Suhartati mengatakan, diharapkan dengan program acara ini, dapat membuka wawasan para anggota GS1 Indonesia mengenai implementasi yang dapat dilakukan dengan menggunakan GS1 System selain pada produk yang akan dijual di retail maupun dapat digunakan untuk kepentingan lainnya seperti manajemen warehouse, transportasi, logistik, penomoran aset, dan lain-lain.

Pada kesempatan yang sama, Head of Information Technology GS1 Indonesia, Rachmat Widodo mengatakan dengan adanya kegiatan workhsop ini dapat mempererat silaturahmi dengan para anggota dan meningkatkan pemahaman akan pentingnya GS1 System pada segala sektor yang berhubungan dengan implementasi pada produk, logistik, dan pengiriman. Sehingga anggota juga dapat meningkatkan efisiensi pada proses bisnis di perusahaan masing-masing.

Acara ditutup oleh COO, Okkeu Rachmat Solichin dengan paparan dan sharing pengalaman beliau pada saat menjadi pelaku usaha.